Keluarga Kaget! Banyak Luka di Tubuh Siswa SPN Kemiling yang Meninggal
Pandu Satria
Bandarlampung
"Karenanya, kami menolak kronologis kematian seperti yang disampaikan pihak Polda Lampung. Sebab, dia meninggal bukan karena terjatuh, tetapi mengalami penganiayaan berat," tegasnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadilah Astutik, menjelaskan kronologis meninggalnya Pratama.
Usai pembinaan fisik, kata Kabid Humas, Pratama berbaris ke ruang makan bersama rekan-rekannya. Namun dia terjatuh sehingga dahi, bibir, dagu, dan tangannya terluka.
Kemudian, rekannya langsung membawanya ke tempat teduh. Saat itu, korban masih bisa berkomunikasi dan sempat mengeluhkan pusing.
Ketika diperiksa tim medis, kondisinya menurun sehingga ia dibawa ke RS Bhayangkara pukul 14.05 WIB. Tapi, setelah pengobatan selama 40 menit dia meninggal dunia. (*)

SPN Kemiling
Polda Lampung
siswa SPN meninggal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
