Jadi Korban Bulying dengan Ancaman Sajam, Remaja di Lampura Lapor Polisi

M. Riski Andresa

M. Riski Andresa

Lampung Utara

9 Desember 2023 15:04 WIB
Hukum | Rilis ID
Korban saat mengalami bulying dan direkam, Foto : Tangkapan Layar
Rilis ID
Korban saat mengalami bulying dan direkam, Foto : Tangkapan Layar

RILISID, Lampung Utara — Diduga menjadi korban perundungan (Bulying) oleh orang tidak dikenal, SH (17) didampingi orang tua serta kuasa hukumnya, melapor ke Mapolres Lampung Utara (Lampura), Sabtu (9/12/2023).

Kuasa hukum korban Iwansyah Mega mengatakan, kliennya sempat diculik sekelompok orang, kemudian mengalami pengancaman dengan senjata tajam (Sajam).

"Sajam ditaruh di atas leher korbam dan barang-barangnya dirampas," kata Iwansyah.

Iwansyah Mega menceritakan, kejadian tersebut berada disalah satu wilayah yang ada di Kecamatan Bukit Kemuning bulan November 2023 yang lalu.

"Dalam aksi bulying, para pelaku sempat melakukan perekaman video berdurasi 50 detik, dan korban dipaksa untuk mengikuti perintahnya," imbuh Iwansyah.

Ia meminta kepada pihak kepolisian agar secepat mungkin menangkap para pelakunya, agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Lampura Ipda Darwis saat dikonfirmasi, membenarkan terkait adanya laporan tersebut.

"Iya benar, kita menerima laporan, dan sudah memeriksa korban seeta saksi untuk dilakukan penyelidikan dan pendalaman perkara," kata Darwis. 

Dari hasil rekaman video yang diterima Wartawan Rilis.id Lampung, terlihat korban dipaksa menuruti perintah dari para pelaku yang mengancam dengan memakai besi panjang bergerigi. Korban juga dipaksa sambil menirukan suara ayam, dan menghina salah satu sekolah di Lampura dengan perkataan kotor.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bulying

Remaja

lapor polisi

unit PPA

polres lampura

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya