JMS Tingkat SMA: Siswa Pertanyakan Proses Hukum Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Sosialisasi mengenai hukum gencar dilakukan Kejaksaan Negeri Mesuji melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Setelah sebelumnya tingkat pelajar SMP, kali ini menyasar ke siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMK di wilayah Zona I dipusatkan di Aula SMKN I Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, Rabu (25/10/2023).
Menarik dalam kegiatan itu, muncul pertanyaan kritis dari siswa kasus hukum yang sedang viral yakni kasus "Kopi Sianida" Jessica Wongso.
Dalam sesi tanya jawab, muncul pertanyaan menarik siswa yakni mengenai film dokumenter tentang Kopi Sianida Jessica Wongso.
Di salah satu layanan film online berbayar. Film tersebut berjudul Ice Cold: Murder, Coffe and Jessica Wongso (2016).
Siswa bertanya jika dari film documenter tersebut banyak terungkap kejanggalan proses hukum yang terjadi sampai Jessica dinyatakan terbukti bersalah telah menghabisi rekannya (Mirna).
“Bagaimana Jaksa menyikapi kasus Jessica Wongo itu, karena banyak kejanggalan terjadi dari tiap proses hukumnya,” tanya salah satu audiens.
Mendapat pertanyaan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Mesuji, Azy Tyawardhana, meminta agar publik dapat melihat peristiwa tersebut dari semua sisi.
“Tidak dari satu sumber saja yakni film domenter atau pendapat netizen,” katanya.
Jaksa
JMS
Korupsi
Mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
