Dipolisikan, Aparatur Tiyuh Bantah Ada Penyelewengan DD
Joni Efriadi
Tulangbawang Barat
RILISID, Tulangbawang Barat — Armoni, Sekretaris Tiyuh Gunungkatun Malay, Tulangbawang Udik, Tulangbawang Barat (Tubaba) buka suara.
Ia mengklarifikasi dugaan pemalsuan tanda tangan dan penyelewengan Dana Desa (DD), didampingi bendahara tiyuh, Andi, Senin (31/08/2020).
Dugaan ini telah dilaporkan ke Polres Tubaba oleh Ketua Badan Pemberdayaan Tiyuh (BPT), Mustofa.
Andi menjelaskan memang ada pemalsuan tanda tangan. Tapi, bukan milik Mustofa. Melainkan paraf para warga untuk undangan rapat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua, Rabu (26/8/2020).
“Dan, itu pun sudah diketahui oleh warga. Sebelum itu kami sudah berkordinasi kepada Mustofa. Sebab, pembagian BLT tugasnya. Tetapi dia menyatakan ini urusan aparatur tiyuh," ujarnya.
Soal penyaluran DD, Armoni menegaskan semua sudah terlaksana sesuai prosedur. Tidak ada penyelewengan.
"Jika misalnya ada yang tidak terealisasi, kami pasti sudah bermasalah dengan tim Inspektorat,” tandasnya.
Mereka menganggap persoalan ini terjadi lantaran miskomunikasi. Karena itu, keduanya menyayangkan sikap Mustofa yang melaporkan masalah ini ke polisi.
"Ketua BPT adalah mitra kerja Kepala Tiyuh. Kalau ada permasalahan sebaiknya duduk bersama dan diselesaikan secara kekeluargaan,” tutup Armoni. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
