Digebuki dan Diancam Bunuh, Mahasiswa Pertanian Unila Polisikan Oknum Alumni

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

24 Desember 2023 20:33 WIB
Hukum | Rilis ID
Ilustrasi: Rilis.id Lampung/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi: Rilis.id Lampung/ Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Seorang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila), Ferdy Ramadon (20), melaporkan oknum alumni FP Unila, WES, ke polisi. 

Ia mengaku dianiaya di Sekretariat Mahasiswa FP Unila pukul 04.00 WIB, Minggu (24/12/2023). Ia juga menyatakan dirinya diancam bunuh.

Laporan Ferdy ke Polsek Kedaton tertuang dalam LP/B/969/XII/2023/ SPKT/Polsek Kedaton/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung. 

Menurut Ferdy, sebelum penganiayaan Gabungan Mahasiswa Ilmu Tanah Unila (Gamatala) melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes). 

Setelah Mubes, korban menghampiri para alumni dengan tujuan meminta izin untuk menempati Sekretariat Gamatala

Entah mengapa, WES emosi dan melempar korban dengan botol air mineral. 

Tak hanya itu. WES kemudian mendatangi korban dan meninjunya dua kali. 

"Pertama di bagian dahi dan yang kedua di pipi kanan. Para alumni ramai yang menggeroyok saya," terang korban. 

Korban lari dan dikejar hingga Bundaran Unila. Berhasil lolos, ia langsung melaporkan kejadian ini ke polisi. 

"Saya sempat diancam akan dibunuh olehnya (WES)," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Mahasiswa unila dianiaya

pertanian Unila

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya