Pertamina EP Jatibarang Field Capai Liquid Onstream Perdana dari SP ABG Stage

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

25 September 2025 20:28 WIB
Bisnis | Rilis ID
Pertamina EP Jatibarang Field Capai Liquid Onstream Perdana dari SP ABG Stage. Foto: Ist
Rilis ID
Pertamina EP Jatibarang Field Capai Liquid Onstream Perdana dari SP ABG Stage. Foto: Ist

RILISID, Bandar Lampung — Pertamina EP Jatibarang Field berhasil melaksanakan liquid onstream perdana dari Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) Stage 1, Kamis (18/9/2025).

Tepat pukul 13.48 WIB, capaian ini ditandai dengan pembukaan valve yang mengalirkan fluida dari sumur ABG-04 ke HP Production Separator, sebesar 400 barel fluida per hari.

Dalam industri migas, liquid onstream merujuk pada produksi cairan dari sebuah proyek atau fasilitas yang telah memulai operasi.

Kinerja ini menandai awal realisasi dari proyek pengembangan SP ABG Stage 1, yang merupakan bagian dari program Optimasi Pengembangan Lapangan - Lapangan (OPLL) Akasia Bagus – Gantar, salah satu proyek strategis hulu migas yang berada di bawah pengawasan SKK Migas.

Keberhasilan liquid onstream ini juga didukung dengan catatan 2.268.180 jam kerja selamat dan nihil insiden Lost Time Injury (Zero LTI).  

Dengan pengembangan ini, kapasitas produksi minyak SP ABG Stage-1 ditingkatkan hingga mencapai 7.250 barel fluida per hari (barrel liquid per day/BLPD).

Lebih lanjut, Pertamina EP berharap dapat terus meningkatkan kontribusi produksi migas secara signifikan, khususnya dari Lapangan Jatibarang, dalam mendukung pencapaian target ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Keberhasilan tahap liquid onstream akan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes performa selama tujuh hari ke depan, guna memastikan operasional fasilitas berjalan sesuai dengan standar kualitas dan kapasitas desain, serta beroperasi tanpa kendala setelah masuk ke tahap operasi dan pemeliharaan (operation & maintenance).  

“Keberhasilan liquid onstream di SP Akasia Bagus Stage 1, dengan kapasitas 7.250 BLPD dan 22 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari), menandai langkah strategis Pertamina EP dalam mengoptimalkan potensi lapangan migas nasional, khususnya dari lapangan yang memiliki kandungan stranded gas, dengan teknologi ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelas Afwan Daroni, General Manager Zona 7 Pertamina EP. 

Lebih lanjut, Afwan menjelaskan bahwa proyek ini berhasil diselesaikan berkat kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, khususnya Dirjen Migas, SKK Migas, Pertamina Persero, Subholding Upstream, Pertamina EP Regional Jawa, tim Zona 7, serta kontraktor pelaksana PT Tripatra Engineers & Constructors.        

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Pertamina EP

liquid gas

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya