Tujuh Golongan Alami Penurunan jadi Penyebab Ekspor Lampung Turun pada September 2023
RICO ANGGARA
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung telah merilis data Perkembangan Ekspor dan Impor Provinsi Lampung September 2023. Pada sektor ekspor, Lampung mengalami penurunan dibandingkan pada Agustus 2023 dan September 2022 lalu.
Nilai ekspor Provinsi Lampung pada September 2023 mencapai US$ 382,73 juta, nilai ini mengalami penurunan sebesar US$27,59 juta atau turun 6,72% dibandingkan Agustus 2023 yang mencapai US$410,32 juta.
Selain itu, penurunan nilai ekspor September 2023 juga turun jika dibandingkan dengan September 2022 lalu yang tercatat US$548,97 juta. Penurunan ini tercatat sebesar US$166,24 juta atau turun 30,28%.
Dari 10 golongan penyumbang ekspor Provinsi Lampung pada September 2023, ada 7 golongan utama barang yang menyebabkan penurunan ekspor Lampung pada September 2023.
Penurunan ekspor terjadi pada tujuh golongan barang utama mulai dari bahan bakar mineral turun 8,28%; kopi, teh, rempah-rempah turun 18,91%; ampas dan sisa industri makanan turun 19,28%; olahan dari sayuran, buah, dan kacang turun 0,56%.
Kemudian pulp dari kayu turun 27,30%; hasil penggilingan turun 5,93%; serta gula dan kembang gula turun 56,6%.
Namun ada golongan barang yang mengalami peningkatan seperti lemak dan minyak hewan/nabati naik 6,41%; ikan, krustasea, dan moluska naik 21,84%; serta kayu, barang dari kayu naik 0,85%.
Untuk negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Agustus 2023 adalah Pakistan US$66,49 juta; India US$65,56 juta; Amerika Serikat US$51,45 juta; Tiongkok US$45,19 juta; Belanda US$33,14 juta; Korea Selatan US$18,99 juta; Thailand US$11,88 juta; Spanyol US$10,96 juta; Selandia Baru US$10,20 juta; dan Malaysia US$9,07 juta .
Nilai ekspor menurut sektor di Lampung terjadi penurunan di semua sektor selama sebulan terakhir. Seperti sektor industri pengolahan turun sebesar 4,03%; sektor pertambangan dan lainnya turun sebesar 8,28% serta sektor pertanian turun sebesar 18,55%.
Kondisi yang sama terjadi jika dibandingkan dengan September 2022, pada sektor industri pengolahan turun sebesar 14,39%; sektor pertambangan dan lainnya turun sebesar 58,73% serta sektor pertanian turun sebesar 38,82%.
Bps
ekspor
ekspor Lampung
ekspor Lampung September
ekspor Lampung turun
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
