Tembus Rp11,09 Triliun, Investasi di Lampung Lampaui Target
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pencapaian investasi Provinsi Lampung triwulan III tahun 2021 mencapai Rp11,09 triliun dari target 10,8 triliun atau 102,72 persen.
Angka tersebut masih didominasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,9 triliun.
Sementara, Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp2,1 triliun.
"Angka tersebut baru triwulan III, untuk lengkapnya kemungkinan pertengahan Januari 2022 baru dirilis angkanya," ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Yudhi Alfadri, Rabu (22/12/2021).
Ia menjelaskan, investasi di Lampung terbesar dari sektor listrik, gas, dan air yang mencapai Rp4,9 triliun.
"Selain itu, sektor pangan, pertanian, perkebunan, dan peternakan juga menjadi salah satu andalan sesuai program Pak Gubernur (Arinal Djunaidi)," ungkap dia.
Ia menyebut, kondisi investasi di Lampung cukup baik meski secara makro investasi menurun akibat terdampak pandemi.
"Perekonomian memang melambat sehingga menjaga yang sudah ada biar tidak kolaps saja sudah baik," ungkap dia.
Oleh sebab itu, DPMPTSP berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para investor yang akan bekerja sama dengan Pemprov Lampung.
"Sekarang zamannya pengurusan secara online sehingga mempermudah perizinan dan masyarakat tidak perlu datang. Bila kurang paham ada layanan desk DPMPTSP yang siap membantu," ujar dia.
Investasi
Lampung
2021
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
