Tak Cuma Rupiah, Ternyata Harga Sawit Juga Terdampak Wabah COVID-19

Elvi R

Elvi R

Jakarta

14 Februari 2020 18:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
Sawit. FOTO: Antara
Rilis ID
Sawit. FOTO: Antara

RILISID, Jakarta — Harga sawit Riau dalam pekan ini tercatat mengalami penurunan yang antara lain dipicu  wabah virus corona di Cina. Sehingga berdampak adanya kekhawatiran penurunan permintaan minyak sawit mengingat Cina merupakan pembeli minyak nabati terbesar kedua di dunia setelah India.

"Turunnya pembelian komoditas nonmigas itu, karena konsentrasi Cina lebih pada upaya mengatasi mewabahnya penyakit akibat virus corona itu," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Riau Ferry HC Erna Putra dalam keterangannya di Pekanbaru, Riau, Jumat (14/2/2020).

Menurut dia, harga minyak nabati lain seperti minyak kedelai juga mengalami penurunan di bursa Cina.

Selain itu, kata Ferry lagi, mulai pemberlakuan bea keluar CPO juga ikut menjadi sentimen negatif.

Kementerian Perdagangan mencatat harga referensi CPO pada Februari 2020 sebesar US$839,69 dolar AS per metrik ton atau di atas US$750 per metrik ton.

"Harga referensi CPO pada Februari 2020 sebesar US$839,69 per metrik ton itu naik dibandingkan periode Januari yang tercatat sebesar US$729,72 dolar per metrik ton," katanya dan menambahkan dengan kenaikan harga tersebut, pemerintah memberlakukan bea keluar CPO sebesar US$18 dolar AS per metrik ton.

Ia menyebutkan, harga tandan buah segar sawit Riau untuk umur 10-20 tahun tercatat kini masih Rp1.865,81 per kilogram, dengan indeks K sebesar 87,85 persen, atau harga CPO sebesar Rp8.522,85 per kilogram dan harga kernel Rp4.679,60 per kilogram.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya