Sulam Jelujur Ikon Baru Pesawaran yang Bakal Menembus Pasar Internasional
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Selain Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Nanda mengatakan dukungan juga diberikan Kementerian BUMN untuk pengembangan Sulam Jelujur.
Kain tenun yang terkenal dengan slogan Bumi Andan Jejama itu mendapatkan apresiasi dari Yayasan Pertiwi Indonesia (YPI) yang berfokus pada pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Cinta Tenun Indonesia (CTI).
Dewan Penasehat YPI Rika Thohir menyebut sulam jelujur merupakan potensi khas yang menjadi kebanggaan warga Lampung, khususnya Kebupaten Pesawaran.
"Kami turut berbangga terhadap karya kreatif dari warga Pesawaran. Tentunya, ini juga terjadi karena didukung penuh oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona yang memperkenalkan produk Kain Sulam Jelujur melalui berbagai event promosi nasional maupun internasional," Rika saat meninjau proses produksi Kain Sulam Jelujur di Desa Sungailangka, Kecamatan Gedongtataan pada 11 Mei 2022.
Asa serupa diungkapkan Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal. Menurutnya, salah satu kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk kerajinan kriya adalah sulaman.
Selain menjadi ciri khas Pesawaran, Riana mengharapkan Sulam Jelujur dapat memberikan dampak ekonomi secara luas seperti membuka lapangan pekerjaan.
“Ini merupakan langkah awal hasil kerajinan tangan khas dari UMKM lokal Pesawaran agar dapat berkiprah di dunia internasional,” kata Riana saat peluncuran Sulam Jelujur beberapa waktu lalu.
Riana mengatakan untuk menciptakan produk kerajinan tangan Sulam Jelujur menjadi produk yang menarik dan berkualitas perlu sentuhan inovasi dari tangan-tangan kreatif perajin.
Sulam Jelujur Ikon Baru Pesawaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
