Sosialisasi Juknis untuk sukseskan SERASI

Elvi R

Elvi R

Jakarta

27 Agustus 2019 09:37 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

Dalam kegiatan sosialisasi juknis tersebut, hadir Pelaksana Tugas Kepala Balai Pengkajian Teknologi (BPTP) Sumatera Selatan, Dr. Rustam, MSi. Dalam sambutannya, Rustam menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam program pengembangan lahan rawa dan dia menyebut kewajiban BPTP Sumsel untuk memfasilitasi kegiatan seperti ini dan melayani sebaik-baiknya.

Dia juga mengatakan, pada minggu pertama September akan dilakukan penarikan semua petugas detasir. Petugas pendamping yang saat ini ada di OKI, Muba, dan Banyuasin akan dipusatkan di Kab. Banyuasin, namun dari 23 orang yang ada hanya akan dipertahankan sebanyak 10 orang petugas pendamping. 

Lebih jauh Rustam menyebut telah dilakukan berbagai kegiatan bimbingan dan pendampingan teknis kepada kelompok meliputi budidaya jagung, itik, hortikultura, dan ikan.

"Selain itu dilakukan juga pembekalan petugas lapang dalam berbagai kegiatan, yang dilakukan di BPTP Sumsel," ungkapnya.

Dalam pembingkaian acara tersebut Prof. Irsal Las memaparkan, bila Kementerian Pertanian berhasil dalam pengembangan rawa khususnya di Kalimantan, maka target lumbung pangan dunia 2045 akan dapat dicapai. 

Irsal lebih lanjut menguraikan, keberhasilan program SERASI ditentukan oleh 4 kunci utama yakni: kesiapan inovasi, kesiapan rancangan (grand design), kesamaan persepsi, dan sistem koordinasi.
Irsal juga menegaskan dalam program SERASI Badan Litbang tidak boleh gagal, karena program ini akan sangat berimplikasi kepada petani. Program SERASI melibatkan banyak unit kerja dan pemerintah daerah, karenanya koordinasi menjadi sangat penting.

Pendampingan teknis dan bimbingan kepada petani di lapangan dalam waktu dekat akan dilakukan melalui demfarm. Menurut Irsal, keberhasilan sebuah demfarm dicirikan oleh kelompok tani yang mencontoh teknologi pada demfarm dengan cara “learning by doing and learning by seeing” (belajar melalui bekerja dan belajar dengan melihat”), pemberdayaan petani dilakukan melalui penerapan langsung teknologi yang direkomendasikan. 
Irsal menekankan, upaya fasilitasi pembelajaran bagi kelompok tani melalui penerapan teknologi yang sudah teruji agar mereka mampu menggunakan potensi yang dimilikinya dalam meningkatkan produksi dan produktivitas produk pertanian.

Pada kesempatan berbeda Kepala Balai Penelitian Lahan Rawa, Ir. Hendri Sosiawan, CESA mengungkapkan lahan yang dijadikan lokasi demfarm di Sumatera Selatan saat ini seluas 100 hektare yang berlokasi di Kecamatan Talangrejo, Kab. Banyuasin. Hendri juga menuturkan, bahwa mulai September 2019 para petugas akan dipusatkan di lokasi demfarm Banyuasin.

Lokasi demfarm di Sumatera Selatan menurut koordinator lapang Program SERASI Prov. Sumatera Selatan, Budi Raharjo, S.TP, MSi, difokuskan di 3 desa di Kecamatan Muara Telang yakni masing-masing Desa Telang Rejo 36 hektare, Sumber Hidup 32 hektare, dan Telang Makmur 32 hektare.

Pada acara sosialisi yang diikuti oleh 65 orang peserta tersebut disampaikan masing-masing materi juknis secara ringkas yakni: Budidaya Padi Lahan Rawa Menggunakan Paket Teknologi RAISA (Nurwulan, SP., M.Sc BB Padi); Pengelolaan Lahan dan Air Menurut Karakteristik Hidrologis Rawa Pasang Surut di Sumatera Selatan (Ir. Hendri Sosiawan, CESA Balittra); Budidaya Hortikultura di Lahan Rawa Sumatera Selatan (Ir. Sulusi Prabawati, MSc. Puslitbanghorti); Pengembangan Budidaya Itik di Lahan Rawa Sumatera Selatan (Dr. Maijon Purba, Balitnak); Pengembangan Model Budidaya Ikan Ramah Lingkungan di Lahan Rawa di Lahan Rawa Sumatera Selatan (Dr. Wahida Annisa, Balittra); Pengembangan Alsin mendukung kegiatan demfarm SERASI Dr. FX. Lilik Trimulyantara, dan Ir. Rudi Cahyo, MT, BB Mektan/BB Pascapanen, Penguatan Kelembagaan Petani dan Pengembangan Pertanian Korporasi di Lahan Rawa Sumatera Selatan Dr. Hermanto, PSEKP dan Bimbingan Teknis Pengembangan Pertanian Lahan Rawa mendukung Program SERASI Saefoel Bachri, S. Kom, MMSI. 

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya