Seminar Kewirausahaan, Teknokrat Ajak Tumbuhkan Entrepreneurship

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

23 Februari 2019 13:27 WIB
Bisnis | Rilis ID
Seminar Kewirausahaan Universitas Teknokrat Indonesia yang diikuti oleh ratusan siswa SMA SMK sw Lampung. FOTO: RILISLAMPUNG. ID/Taufik Rohman
Rilis ID
Seminar Kewirausahaan Universitas Teknokrat Indonesia yang diikuti oleh ratusan siswa SMA SMK sw Lampung. FOTO: RILISLAMPUNG. ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia menggelar seminar kewirausahaan, Sabtu (23/2/2019). Mengambil tema kewirausahaan di era digital, itu diikuti oleh ratusan siswa SMA/SMK Se Lampung.

Wakil Rektor III Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, mengatakan, di era digital sekarang ini entrepreneurship atau wirausaha merupakan solusi untuk mengurangi pengangguran di Indonesia.

Hal itu dikatakan Mahathir Muhammad, saat membuka Seminar Kewirausahaan Universitas Teknokrat Indonesia, di Indoor Gelanggang Mahasiswa kampus setempat.

Mahathir menjelaskan, di era digital dan menghadapi persaingan dunia kerja, perlu menumbuhkan entrepreneurship jiwa kewirausahaan yang dibangun untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar.

“Ritme pola pikir rutinitas yang selami ini ada pada diri kita perlu dirubah,“ kata dia.

Karena itu, Mahathir memandang penting sejak sekolah siswa punya pemikiran dan mendapat pengetahuan tentang entrepreurship. 

“Karena pemikiran ini tidak berlaku terutama di zaman now. Oleh karena itu, entreprenuer menjadi solusi. Solusi terhadap penggangguran yang terjadi di negara kita,“ ucapnya.

Mahathir juga Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat ini mengatakan, bahwa untuk mendapat pekerjaan dan penghasilan layak yang terpola saat ini, harus lulus S1. Belum cukup S2 lalu S3 dan seterusnya. Padahal tidak begitu, anak sejak menempuh pendidikan perlu diberi pengetahuan tentang kewirausahaan.

Dalam kesempatan ini, Mahathir juga menyinggung tingkat pengangguran di Indonesia. Dengan jumlah pengangguran data pada Agustus 2018 jumlah penganggura 4,34 persen dari 131 juta orang angkatan kerja. Maka tidak bisa lagi kita hanya terpaku pada peluang lapangan kerja.

Baca juga informasi terkini seputar Universitas Teknokrat Indonesia klik disini.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya