Sayuran Sehat, Segar, dan Awet Berkat Biochar-Kompos

Elvi R

Elvi R

Pati

11 Juli 2018 10:55 WIB
Bisnis | Rilis ID
Sayuran. FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
Sayuran. FOTO: Humas Balitbangtan

Kebun Percobaan (KP) Balingtan telah menerapkan teknologi remediasi di atas. Produk sayuran yang dihasilkan antara lain bayam, selada, sawi, kubis, bunga kol, tomat dan lain-lain. 

Elis (48 tahun) menuturkan bunga kol yang dibeli dari KP Balingtan awet dan tetap segar di simpan dalam kulkas selama 3 minggu.

“Bunga kol yang saya beli di KP Balingtan dapat bertahan hingga 3  minggu dalam lemari pendingn, padahal biasanya kalau dari pasar umum sekitar enam hari sudah benyek dan kusam,” tutur Elis. 

Biochar-pukan juga dikenalkan pada salah satu kelompok wanita tani perkotaan di Pati. Mereka menerapkan teknologi tersebut untuk bertanam sayuran seperti cabai, tomat, terong, bayam, dan seledri, juga tanpa pestisida kimia.

 “Tomat hasil panenannya awet, tetap segar dan renyah disimpan dalam waktu lama,” tutur Nurhayati salah seorang anggotanya.  

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa produk pertanian yang ramah lingkungan, dapat memberikan penampilan yang baik, awet, serta sehat dikonsumsi. 
Produk-produks sayuran dan buah ramah lingkungan dikenalkan pada kegiatan Bazar Produk Ramah Lingkungan pada Aksi Peduli Lingkungan Pertanian yang dilangsungkan di Balingtan, Pati pada tanggal 1-7 Juli 2018.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya