Satu Tahun Saung Agrowisata, Sukses Berkembang Tanpa Riba
Kalbi Rikardo
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpuruk, bahkan terpaksa gulung tikar di masa pandemi ini.
Namun ada juga yang bertahan dan justru berkembang di tengah terpaan badai Corona Virus Disease (Covid)-19.
Salah satunya adalah Rumah Makan (RM) Saung Agrowisata, yang terletak di Jl. Agrowisata I, Beringinjaya, Kemiling, Bandarlampung (baca: RM Saung Agrowisata: Nyaman, Enak, dan Murah).
RM dengan konsep saung-saung di atas kolam ikan ini, malahan baru saja merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama. Tepatnya pada Rabu, 21 Oktober 2020.
Sebuah momen yang menandakan eksistensi Saung Agrowisata di dunia kuliner Kota Tapis Berseri.
”Dari hanya satu orang karyawan, sampai sekarang kami punya lima karyawan. Ini pun masih kurang sebenarnya,” ungkap Laela Sumarni, pemilik Saung Agrowisata, Minggu (25/10/2020).
Dia mengakui di masa awal merintis usaha kuliner semua serba pas-pasan. Hanya ada satu saung ditambah dua meja dengan empat kursi kayu panjang.
Ditambah lagi masuknya Covid-19 pada Maret 2020, memaksa Saung Agrowisata tutup sementara.
Barulah setelah pemberlakuan new normal pada awal Juni, dia memutuskan untuk kembali membuka RM ini.
Tak disangka, respons pecinta kuliner sangat baik. Dengan menu andalan khas Jawa Barat, sate maranggi, perlahan namun pasti Saung Agrowisata mulai berkembang.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
