Provinsi Lampung Sumbang 2,1 persen dari Total Ekspor Nasional 2021
Dwi Des Saputra
Lampung Tengah
Gubernur Lampung yang diwakili Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, menerangkan di masa pandemi ini pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung telah mengalami perbaikan.
Sempat turun pada triwulan 2 tahun 2020 hingga triwulan 1 tahun 2021, sejak memasuki triwulan 2 tahun 2021 kinerja ekonomi Provinsi Lampung meningkat 6,69 persen pada triwulan 2 dibanding triwulan sebelumnya. Juga kembali tumbuh di triwulan 3 sebesar 2,07 persen.
Begitu pula dengan ekspor Provinsi Lampung. Di masa pandemi justru mencatat nilai tertinggi selama 10 tahun (sejak tahun 2012). Pada periode Januari sampai Oktober 2021 ekspor telah mencapai nilai USD4,02 miliar.
Adapun pertumbuhan tertinggi yaitu untuk komoditi tapioka (6,849 %), batubara (108 %), dan CPO (84 %). Komoditi lain rata-rata turut mengalami peningkatan.
Sebagai daerah agraris, lebih dari 50% penduduk Lampung hidup dari sektor pertanian dalam arti luas. Sektor ini menyumbang 36% PDRB Lampung.
Tidak berlebihan jika Lampung cukup berperan penting dalam menyumbang produksi nasional untuk beberapa komoditas unggulan antara lain padi, jagung, ubi kayu, gula, kopi robusta, nanas kaleng, dan pisang.
Beberapa produk unggulan dari Provinsi Lampung seperti kopi robusta, tapioka, santan, nanas, dan pisang, berpeluang besar untuk ditingkatkan ekspornya.
Usai pelepasan, Arlinda, Kusnardi, dan seluruh kepala OPD Pemprov Lampung meninjau area produksi PT GGP. (*)
Ekspor
Lampung
PT GGPC
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
