Produksi Jagung Situbondo Meningkat

Default Avatar

Anonymous

9 Desember 2017 08:17 WIB
Bisnis | Rilis ID
Mentan Andi Amran Sulaiman ketika Panen Raya Jagung. FOTO: RILIS.ID/Fatah.
Rilis ID
Mentan Andi Amran Sulaiman ketika Panen Raya Jagung. FOTO: RILIS.ID/Fatah.

RILISID, — RILIS.ID, Situbondo— Produksi jagung di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada tahun 2017 ini mencapai 289.932 ton dari total luasan lahan tanaman jagung 52.136 hektare yang tersebar pada 17 kecamatan.

"Kalau kami hitung rata-rata dari luasan tanaman jagung 52.136 hektare, produktivitas jagung masih standar sekitar 50 kuintal atau lima ton per hektare," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Pemerintah Kabupaten Situbondo Farid Kuntadi, di Situbondo, Sabtu (9/12/2017).

Untuk meningkatkan produksi jagung di Kota Santri itu, lanjut dia, DTPHP setempat akan terus melakukan intensifikasi atau pendampingan kepada para petani untuk memperbaiki kualitas dan kadar organik dalam tanah.

Lahan pertaniannya, kata dia, perlu diberi perlakuan-perlakuan pupuk organik secara bertahap hingga kadar organik tanah kembali ideal, karena jika kandungan organiknya kembali normal maka produktivitas jagung bisa mencapai tujuh ton per hektare.

"Kualitas tanah di Situbondo semakin menurun dikarenakan penggunaan pupuk kimia oleh petani yang tidak sesuai aturan, sehingga merusak unsur hara tanah dan kadar organik dalam tanah saat ini turun hingga dua persen dari normal lima persen," katanya pula.

Sedangkan Sumaji, salah seorang petani jagung di Kecamatan Kota Situbondo mengatakan jika kondisi tanah pada lahan jagungnya tidak gembur lagi atau tanahnya mulai mengeras, sehingga dia lebih banyak mengeluarkan biaya untuk pengolahan tanah dan pembelian pupuk kimia.

"Selama ini saya bersama petani lainnya biasa menggunakan pupuk kimia, tujuannya agar supaya cepat berbuah. Namun petani saat ini mulai sadar dampak menggunakan pupuk kimia dan akan kembali menggunakan pupuk organik," tutupnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya