Panen Raya Inpari 6 Jete, Gubernur Sumsel Dukung Pemberdayaan Penangkar Benih
Elvi R
Jakarta
RILISID, Jakarta — Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru pada hari ini melakukan panen raya padi Inpari 6 Jete yang merupakan salah satu Varietas Unggul Balitbangtan yang dilepas pada 2008 dengan keunggulan tahan wereng batang coklat, penyakit hawar daun bakteri serta tekstur nasi sangat pulen.
Kegiatan panen dihadiri pula Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Kepala BPS OKI, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi, Kepala Dinas Pertanian OKI, Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel yang diwakili Kasi. KSPP, Kapolres OKI, DANDIM OKI, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Propinsi, Camat Lempuing, Kepala Desa, PPL serta Petani yang tergabung dalam Gapoktan yang ada di Kecamatan Lempuing.
Lokasi panen berada pada demplot seluas 10 hektare pada hamparan 517 hektare lahan yang dikelola oleh Gapoktan Harapan Maju di Desa Cahya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI. Demplot ini merupakan demplot kegiatan perbenihan BPTP Balitbangtan Sumsel bekerjasama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Sumsel dan Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi pada kegiatan pendampingan yang telah dilaksanakan. Dia berharap kedepan dengan semakin banyaknya petani penangkar benih maka petani bisa mandiri dalam penyediaan benih.
"Serta VUB yang didiseminasikan oleh BPTP semakin meluas dan memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan petani," ujarnya.
Herman Deru juga sangat mengharapkan BPTP Balitbangtan Sumsel terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk kemajuan sektor pertanian Sumatera Selatan.
Seperti yang disampaikan oleh Kasi. KSPP BPTP Balitbangtan Sumsel, drh. Aulia Evi Susanti., MSc., preferensi petani terhadap Inpari 6 Jete ini sangat baik, petani menyukai karena rasa nasi yang sangat pulen.
"Padi yang dipanen akan dijadikan benih sumber oleh petani," ujar Aulia.
Selain pelaksanan panen, pada kesempatan yang sama pemerintah Propinsi Sumsel dan Kabupten memberikan bantuan kepada petani berupa 1 combineharvester, 4 traktor roda dua, 8 unit ricetransplanter, dan buku tabungan untuk dana pembuatan sumur bor.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
