PTPN VII Evaluasi Kembali Beban Kerja Karyawan

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

9 Oktober 2018 15:31 WIB
Bisnis | Rilis ID
PTPN VII mengevaluasi beban kerja karyawan. FOTO: Humas PTPN VII
Rilis ID
PTPN VII mengevaluasi beban kerja karyawan. FOTO: Humas PTPN VII

Kesowo, konsultan dari LPP Yogyakarta dalam pemaparan awalnya menyatakan akan melakukan analisis secara mendalam. Selain menganalisis data, timnya juga akan melakukan visitasi ke lapangan dan mengambil sample langsung dari sumber aslinya.

“Kami akan bekerja maraton sampai Desember 2018 dan membentuk empat tim. Kami akan mengambil sampel dari sembilan unit  yang kami nilai sudah mewakili responden sesuai komoditas dan karakternya,” kata dia.

Sasaran akhir dari analisis beban kerja ini, kata Kesowo, adalah terjadinya keadilan dalam suatu beban kerja karyawan. Sebab, selain tidak tercapai produksi karena kemungkinan ada yang overload maupun underload, juga terjadi kesenjangan subjektif yang berakibat munculnya sentimen pribadi.

“Kalau karyawan pada jabatan yang sama dan pendapatan yang sama tetapi beda beban kerjanya, akan terjadi disharmoni hubungan emosional. Akan terjadi rasa iri, dengki, dan lainnya. Ini tidak sehat untuk relasi dalam suatu perusahaan,” tambah dia.(*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya