Optimalkan Fungsi Embung, Balitbangtan Gelar Bimtek

Default Avatar

Anonymous

Pekanbaru

15 Mei 2018 16:10 WIB
Bisnis | Rilis ID
Embung. FOTO: Balitbangtan Kementan
Rilis ID
Embung. FOTO: Balitbangtan Kementan

Bimtek juga menerangkan peran sistem informasi ciptaan BBSDLP untuk mendukung keberhasilan penerapan teknologi. Perwakilan BBSDLP, Saeful Bahri, S Kom. M.Si, menyampaikan pentingnya penggunaan SiSULTAN dan peta loka sumber daya lahan pertanian di Riau. Sebab, di sana hamparan lahan rata mendominasi. Apalagi, terdapat cekungan dan genangan air yang bisa dimanfaatkan sebagai air irigasi saat kemarau.

SiSULTAN dan peta loka, lanjut Saeful, juga memberikan gambaran penggunaan lahan dan rekomendasi sumber daya air untuk pertanian, agar lingkungan tetap terjaga kelestariannya. SiSULTAN atau Sisten Informasi Sumber Daya Lahan Pertanian, merupakan aplikasi WebGIS yang menyajikan data geospasial sumber daya lahan dasar yang dikembangkan BBSDLP.

Sementara itu, Dekan Pascasarjana Unri, Dr. Wawan, mengaku, bimtek sangat bermanfaat dan menarik. Dirinya berharap, ada kajian lebih mendalam terhadap isu-isu sumber daya lahan dan air di Riau, sehingga swasembada pangan terwujud.

Pernyataan senada diutarakan Kabid Sapras Dinas PTPH Riau, Riau. Katanya, "Bimtek yang menjelaskan potensi dan peran embung serta tahapan pembangunan embung dan bangunan air lainnya di Riau ini, sangat membantu kami dalam pendampingan pembangunan embung, baik yang dibiayai dari APBN maupun dana desa.

Gayung bersambut. Salah seorang staf Distan Kampar, juga menyampaikan kepuasaannya atas terselenggaranya bimtek. Sebab, memudahkannya dalam membangun embung dan bangunan air di daerahnya. "Pengenalan aplikasi Avenza sangat membantu dalam perencanaan pembuatan embung dan bangunan air lainnya," ucap dia.

Terpisah, Kepala BBSDLP, Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, M. Agr, menyatakan, Balitbangtan memiliki benyak teknologi pemanfaatan air, seperti embung, dam parit, long storage, dan sumur dangkal. Dirinya menambahkan, embung terbukti meningkatkan indeks pertanaman padi sawah dan produksi.

"Karenanya, perlu dilakukan pelatihan dan bimbingan teknis bagi petugas dan penyuluh yang ada di daerah, agar dapat lebih diperkenalkan teknologi-teknologi pengelolaan air yang kita miliki," tutup Dedi.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya