Meski Membludak, Pengelola Mal Klaim Pengunjung Menurun 55 Persen

Dora Afrohah

Dora Afrohah

Bandarlampung

11 Mei 2021 14:27 WIB
Bisnis | Rilis ID
Suasana di Mal Ciplaz Rajabasa Lampung, Selasa (11/5/2021). Foto: Dora Afrohah
Rilis ID
Suasana di Mal Ciplaz Rajabasa Lampung, Selasa (11/5/2021). Foto: Dora Afrohah

RILISID, Bandarlampung — Antrean di lokasi parkir Ramayana Ciplaz Rajabasa Lampung, pada Selasa (11/5/2021) terlihat yang cukup padat. Tak hanya di luar, pada bagian dalam mal juga terpantau ramai pengunjung.

Terkait kondisi tersebut, Store Manager Ramayana Ciplaz Rajabasa Lampung Wahyu Sugiarto, mengklaim bahwa pihaknya selalu mengingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Ada banner peringatan patuhi prokes di depan. Begitupun di dalam mal. Pengunjung yang datang akan diminta cuci tangan terlebih dahulu, dicek suhu tubuh dan disemprot hand sanitizer,” tambah Wahyu kepada Rilisid Lampung, Selasa (11/5/2021).

Pada setiap meja kasir Wahyu juga mengatakan telah menyiapkan petugas kasir, yang fungsinya mengatur antrean agar tidak terjadi penumpukan.

Meski demikian, Wahyu mengatakan jika pada lebaran 2021 ada penurunan pengunjung hingga 55 persen dibandingkan tahun 2019

“Kalau waktu tahun 2020 dianggap gagal karena memang tidak ada orang. Kalau dibandingkan tahun 2020, pada tahun 2021 ini peningkatannya bisa 100 persen,” jelas Wahyu lagi.

Selama Bulan Ramadan, saat akhir pekan pengunjung bisa mencapai maksimal sekitar 2.500 orang, sementara hari biasa menurut Wahyu mencapai 1.500 pengunjung.

Pengelola mal juga merasakan dampak larangan mudik, sehingga pengunjung lebih banyak dari warga lokal saja.

“Waktu 2019 sekitar 50 persen pengunjung dari luar Bandarlampung seperti Pringsewu, Metro atau Tanggamus. Pengunjung dari luar Provinsi Lampung sudah mulai datang biasanya pada H-3. Kalau tahun 2019 itu dari H-10 sampai H-1 padat,” kenang Wahyu. (*)

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya