Mendagri: Ekonomi dan Politik Tak Terpisahkan
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ekonomi dan politik jangan dipisahkan lantaran keduanya saling terkait. Untuk itu, stabilitas ekonomi dan politik perlu berjalan berbarengan.
“Jika situasi politik tak menentu, gaduh, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Tjahjo di Menara Peninsula Jakarta, Rabu (21/2/2018).
Sementara itu, Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menargetkan penyelesaian pembangunan infrastruktur dan sosial, selama masa kepemimpinan.
Salah satu infrastruktur yang dimaksud adalah ketersediaan waduk dan embung yang dirasa masih minim. Akibatnya, selama 72 tahun Indonesia masih berkutat pada masalah yang sama dan belum berhasil mewujudkan swasembada beras.
"Tahun depan, (akan dibangun) 59 irigasi besar, sekitar 2000 embung, baik kecil dan menengah diharapkan selesai,” ungkap Tjahjo, menambahkan "begitu juga infrastruktur lainnya, seperti tol laut, mudah-mudahan selesai dan (infrastruktur) jalur darat dan udara bisa selesai".
Ia mengatakan, karenanya dibutuhkan stabilitas ekonomi dan politik yang cukup kuat untuk membangun infrastruktur tersebut. “Jika stabilitas tak terjaga, pasti akan mengganggu roda perekonomian. Tata kelola pemerintah pun jadi terganggu,” ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
