Kerja Sama Lintas Negara Balitbangtan untuk Pengembangan Alih Teknologi Padi
Elvi R
Jakarta
Rata-rata konsumsi beras ASEAN per kapita adalah 2,5 kali rata-rata dunia, dan peringkat teratas adalah Bangladesh dengan 171,7 kilogram per kapita per tahun. Laos, Indonesia, Filipina, dan Malaysia mengonsumsi beras masing-masing sebesar 162,3, 134,6, 119,4 dan 79,9 kg per kapita per tahun”, tambah Fadjry.
Dalam sambutan yang dibacakan Hendri Sosiawan, Fadjry menjelaskan, mengingat tantangan dalam mencapai kecukupan pangan semakin kompleks, perlu diterapkan sistem yang menawarkan makanan sehat dan bergizi, dapat diakses oleh semua orang, serta menjaga sumber daya alam dan keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, upaya integrasi dan optimalisasi berbagai aspek, dari produksi hingga konsumsi makanan perlu dilakukan. Dalam implementasinya, dibutukan pula gagasan untuk menghasilkan lapangan kerja serta memperkuat rantai nilai pangan lokal.
Lokakarya ini dilakukan selama 3 hari, diawali dengan kunjungan ke demfarm kegiatan di KP Belandean, Tanjung Harapan, dan Kabupaten Barito Kuala. Setelah menyelesaikan lokakarya di Hotel Rodhita Banjarmasin, hari terakhir diisi dengan kunjungan ke Pasar Terapung Banjarmasin. Selain peserta dari Lao PDR, Filipina, dan Malaysia, turut bergabung pula para peneliti Balittra, BPTP Kalimantan Selatan, dan BPTP Kalimantan Tengah.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
