Kemenpar Siapkan Rencana Aksi untuk Pulihkan Pariwisata Selat Sunda

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

10 Januari 2019 10:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

OJK, menurut dia, telah berkoordinasi dengan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) untuk melakukan pendataan terdapat perusahaan pembiayaan yang terkena dampak bencana tsunami Selat Sunda.

Menurut data APPI per 28 Desember 2018, ada sebanyak 15.222 debitur dengan potensi kerugian sebesar Rp707,86 miliar atau sebesar 23,81 persen dari total piutang pembiayaan di wilayah Kabupaten Serang, Pandeglang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

“Pada umumnya kerugian itu pada aset kendaraan,” ungkapnya.

Ichsanuddin menyebut, musibah tsunami Selat Sunda di Banten mempunyai potensi klaim asuransi sebesar Rp15,9 triliun, namun seberapa besar yang dapat direalisasikan  masih dikaji oleh OJK.

“Pengalaman selama ini dari 10 daerah terkena bencana di Tanah Air,  klaim aruansi terbesar terjadi di Padang mencapai 78,3 persen (Rp1,4 triliun terealisasi Rp1,2 triliun) dan Aceh sebesar 77 persen (dari Rp950 miliar terealiasi Rp746 miliar)," paparnya.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya