Harga Cabai Merah di Mesuji Tembus Rp80 Ribu/Kg

Juan Santoso Situmeang

Juan Santoso Situmeang

Mesuji

6 November 2023 20:34 WIB
Bisnis | Rilis ID
Cabai Merah di Pasar Simpangpematang Rp80 ribu/kg. Foto Rilis.Id
Rilis ID
Cabai Merah di Pasar Simpangpematang Rp80 ribu/kg. Foto Rilis.Id

RILISID, Mesuji — Harga cabai merah di Kabupaten Mesuji semakin pedas. Dalam sepekan, salah satu komoditas yang biasa dijadikan bumbu dapur ini naik Rp20 ribu/kg.

Dimana harga sebelumnya Rp60 ribu/kg, kini menjadi naik hingga mencapai Rp80 ribu/kg.

Di Pasar Simpangpematang, Senin (06/11/2023), yang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Mesuji itu harga cabai merah keriting dijual dengan harga Rp80.000-85.000/kg.

Kenaikan harga tersebut, kata Mila, salah satu pedagang sayuran di pasar Simpangpematang, mulai terjadi pada satu pekan terakhir.

“Ya, mulai minggu lalu sudah mulai naik, pertama naik menjadi Rp60 ribu dari harga sebelumnya Rp55 ribu/kg,” ujarnya.

Saat ini, harga bumbu dapur tersebut naik nyaris dua kali lipat, menjadi Rp80 ribu/kg.

 Sedangkan dari catatan Bagian Ekbang Sekretariat Pemkab Mesuji, memantau harga komoditas termasuk sayuran dan sembako pada Tanggal 30 Oktober 2023, belum terjadi kenaikan harga yang signifikan.

Berbagai jenis cabai masih dalam harga yang tidak terlalu banyak berubah. Mulai dari jenis yang termurah cabai hijau Rp25 ribu/kg, sampai jenis cabai merah besar Rp60 ribu/kg.

Sebagian pedagang sayuran di Pasar Simpangpematang menyebutkan kenaikan harga cabai dipengaruhi dengan iklim yang terjadi saat ini.

“Kemarau panjang karena dampak El-Nino ini, menjadi salah satu factor cabai mahal, karena petani sulit memperoleh air untuk kebutuhan siram. Tanaman cabai sangat tergantung ketersediaan air, jadi kalau air sedikit, tanaman layu bahkan bisa langsung kering dan mati,’” kata Mardiono.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

cabai

komoditas

sembako

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya