Enam Varietas Jeruk Lokal dari Balitbangtan Ini Enggak Kalah Lho dengan Kualitas Impor
Elvi R
Jakarta
5. Kertaji
Berasal dari keluarga jeruk Keprok yang memiliki adaptasi di dataran tinggi. Keunggulan buah ini diantaranya warna oranye, dengan rasa asam manis segar dan berbiji sedikit. Berat dari buah ini antara 106 – 195 gram serta cocok ditanam di dataran tinggi.
5. Sinta Ponsoe.
Menurut Peneliti Pemulia Balitjestro Chaereni Mertasari, varietas ini adalah hasil persilangan Siam Pontianak dan Keprok Soe. Jeruk ini telah melalui proses seleksi yang lama sehingga akhirnya di tetapkan sebagai Varietas Unggul Baru Jeruk. Keunggulannya antara lain rasa buah manis segar, produksi tinggi (24 -36 kilogram per tanaman per tahun) dan daya simpan yang lama (28 -35 hari). Wilayah adaptasi jeruk Sinta PonSoe adalah dataran tinggi.
Balitbangtan juga terus mengembangkan teknologi yang tepat, yang akan mendukung keberhasilan budidaya jeruk. Misalnya inovasi teknologi jeruk yang dikenal dengan Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) untuk diadopsi petani dalam membudidayakan jeruk.
Penerapan teknologi ini dinilai dapat menjaga tanaman untuk tetap sehat dan berproduksi dengan baik. Selain itu akan mampu mengendalikan serangan hama dan penyakit yang menyerang jeruk sehingga umur produksi akan lebih lama.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
