ESDM Bangun 78.315 Jargas di 16 Kabupaten/Kota
Ainul Ghurri
Jakarta
RILISID, Jakarta — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) menandatangani Nota Kesepahaman dengan 16 pemerintah kabupaten/kota tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Gas Bumi (jargas) untuk Rumah Tangga Tahun Anggaran 2018.
Kerja sama ini sebagai bentuk sinergi dalam menjamin ketahanan energi nasional dan mempercepat terlaksananya diversifikasi energi melalui pemanfaatan sumber energi.
Pelaksana tugas Dirjen Migas, Ego Syahrial mengatakan, pemerintah akan membangun jargas sebanyak 78.315 sambungan rumah (SR) di 16 kabupaten/kota dengan alokasi anggaran Rp886 miliar.
"Pembangunan ini dilaksanakan bersama PT Pertamina (Persero) dan PT PGN (Persero) Tbk. Melalui jargas ini, kita berupaya mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan pembangunan di wilayah Republik Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima rilis.id Jakarta, Jumat (23/3/2018).
Ego menjelaskan, pembangunan jargas merupakan bagian Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015–2019 guna memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.
"Bahkan, pemanfaatan jargas saat ini mendapat perhatian utama dari presiden sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional sebagaimana dimaksud dalam Perpres Nomor 58 Tahun 2017," ungkapnya.
16 Kota tersebut yaitu, Lhokseumawe sebanyak 2.000 SR, Medan 5.000 SR, Deli Serdang 5.000 SR, Musi Rawas 5.167 SR, Prabumulih 6.000 SR, Kota Palembang 4.315 SR, Serang 5.043 SR.
Kabupaten Bogor 5.210 SR Kota Cirebon 3.503 SR, Kabupaten Sidoarjo 7.093 SR, Kota Pasuruan 6.314 SR, Kota Probolinggo 5.025 SR, Kota Bontang 5.000 SR, Kota Balikpapan 5.000 SR, Kabupaten Penajam Paser Utara 4.002 SR, dan Kota Tarakan 5.859 SR.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
