Cicipi Berbagai Menu di Pandan Wangi Restaurant Sheraton Lampung
Dora Afrohah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pandan Wangi Restaurant merupakan bagian penting dari Sheraton Lampung Hotel. Berbagai menu makanannya selalau menggugah selera dan menjadi salah satu tempat favorit sejak hotel ini berdiri di tahun 1990.
Hotel yang terletak di Jalan Wolter Mongonsidi Nomor 175, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung ini menawarkan berbagai menu khas yang hadir untuk sarapan dengan menu western, oriental dan pastinya menu tradisional.
“Untuk menu breakfast kita yang sangat bervariasi, di main buffet pastinya ada menu western dan oriental. Menu western tidak hanya saja diperuntukkan untuk tamu dari mancanegara saja, tetapi kini orang-orang Asia bahkan domestik pun dapat mencicipi hidangan ini, tidak kalah dengan masakan oriental dan tradisionalnya,” Ungkap Janus Haruman, Executive Chef Sheraton Lampung Hotel yang ditemui Rilislampung.id, Rabu (24/2/2021).
Dari sisi menu tradisional, Pandan Wangi Restaurant menghidangkan variasi menu yang setiap harinya berganti. Pelayanan sebaik mungkin sesuai dengan selera dan lidah nusantara pun akan disediakan, tentunya dengan mengusung kearifan lokal.
Selain itu, di Pandan Wangi Restaurant juga menyediakan stall atau pondokan yang tersedia angkringan wedang jahe dan ronde sebagai menu sandingan bagi para tamu yang tinggal di hotel.
“Kami juga menyajikan aneka pastry dan juga kue-kue baik jajanan pasar maupun whole cake sebagai pilihan utama dari Kayu Manis Bakeshop yang sudah terkenal dengan ke khas-an dan cita rasa kuenya yang melegenda sampai sekarang,” tambah Janus.
Pandan Wangi Restaurant juga memiliki ruangan indoor dan outdoor dimana unsur protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh tim Sheraton Lampung Hotel.
Mulai dari pintu masuk resto, tamu sudah diwajibkan cek suhu badan, memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan sarung tangan, serta pemberian jarak diantara kursi tamu. Sementara menu utama tetap diambilkan oleh associates Sheraton Lampung Hotel.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
