Bartim Gandeng BPTP Kalteng Kembangkan Padi Lokal Siam Busu
Elvi R
Barito Timur
RILISID, Barito Timur — Kabupaten Barito Timur (Bartim) dikenal sebagai penghasil padi dan lumbung pangan untuk wilayah Timur Kalimantan Tengah. Sangat banyak padi lokal yang ditanam masyarakat. Beberapa telah dikaji dan dikarakterisasi sebagai kekayaan plasma nutfah daerah. Salah satu jenis padi lokal yang banyak ditanam dan berkembang adalah varietas Siam Busu yang telah didaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian RI.
Rabu (24/7) bertempat di kantor Bupati Barito Timur, dilaksanakan penandatangan kerja sama antara Bappeda Bartim dengan BPTP kalteng dalam rangka pengembangan padi Siam Busu sebagai produk pangan unggulan daerah.
Dalam sambutannya, wakil Bupati Barito Timur, Habib Said Abdul Shaleh menyambut baik upaya dan dukungan BPTP Kalteng untuk ikut mengawal dalam melestarikan dan merawat kekayaan plasma nutfah wilayahnya melalui kegiatan kerja sama produk unggulan daerah.
“Walaupun luas Bartim hanya 3.834 km², namun Bartim dikenal sebagai penghasil padi dan lumbung pangan Kalteng, dan sebagian besar lahan-lahan masyarakat tersebar di 10 kecamatan ditanami padi lokal,” kata Habib.
Menurut Kepala BPTP Kalteng, Dr. Fery F. Munier, kegiatan kerja sama ini direncanakan untuk menghasilkan varietas padi Siam Busu dan turunannya sebagai produk unggulan yang bernilai ekonomis tinggi dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
"Nantinya akan ada serangkaian kegiatan observasi, seleksi, uji adaptasi dan pelepasan varietas padi Siam Busu sebagai varietas unggul lokal nasional,” ungkapnya.
Sementara itu Susilawati , peneliti bidang padi di BPTP Kalteng menyatakan bahwa di Bartim terdapat lebih dari 15 jenis padi lokal yang ditemukan, telah dikaji serta dikarakterisasi oleh BPTP sebagai kekayaan plasma nutfah milik Bartim. Keunggulan plasma nutfah padi asal Barito Timur adalah tahan terhadap pH tanah yang tinggi, toleran kekeringan, toleran naungan, dan toleran genangan.
"Sifat-sifat ini banyak ditemukan pada jenis padi lokal Bartim seperti Siam Kupang, Taring Planduk, si Juntai, padi Lungkung Harum, Siam Cantik yang merupakan potensi unggulan spesifik daerah. Nilai ekonomi yang dihasilkan akan sangat bermanfaat untuk menciptakan produk-produk unggulan," pungkasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
