Balitbangtan Siapkan Rekomendasi Pengelolaan Lahan

Elvi R

Elvi R

Jakarta

8 April 2020 21:15 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — Rekomendasi pengelolaan lahan (RPL), mungkin tidak banyak yang mengetahuinya. RPL adalah sejenis buku paket yang isinya rekomendasi pengelolaan lahan hingga tingkat kecamatan. Informasi ini penting paling tidak dalam kaitannya dengan produksi pangan, investasi pertanian, penguatan penyuluh di daerah, dan lainnya.

"Ya benar. Itu adalah buku paket yang tersedia untuk setiap kabupaten seluruh Indonesia. Disusun oleh para pakar dari Badan Litbang Pertanian." ungkap Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BBSDLP), Dr. Yiyi Sulaeman.

BBSDLP adalah lembaga penelitian di bawah Badan Litbang Kementerian Pertanian yang memfokuskan tugasnya untuk melakukan penelitian dan pengembangan sumberdaya lahan pertanian. Produk risetnya adalah aneka peta mulai dari peta tanah, peta kesesuaian lahan, peta lahan gambut, kalender tanam, aneka pupuk dan bahan pembenah tanah, aneka design untuk pengelolaan tatanair dan produk-produk lainnya.

"Lembaga ini berdiri sejak 1905 dan telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertanian dan produksi pangan nasional. RPL ini dibuat dari peta tanah skala 1:50.000 yang kami selesaikan untuk untuk seluruh Indonesia mulai 2016 hingga 2019. Kami buat menggunakan batas administrasi kabupaten", papar Kepala BBSDLP, Dr. Husnain.

"Memang ini sudah menjadi target kami di Badan Litbang untuk menyediakan informasi dan teknologi yang nantinya akan bermanfaat dalam perencanaan, pengelolaan, dan optimalisasi sumberdaya lahan. Saya menugaskan tim khusus untuk memformulasikan dan mengintegrasikan hasil riset dalam format yang mudah dipahami masyarakat," ungkap Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Fadjry Djufry, saar dikonfirmasi terkait buku RPL.

Buku ini bisa dilihat di perpustakaan BBSDLP jika hanya ingin mengetahui. Isinya adalah paket-paket rwkomendasi untuk komoditas tanaman, lengkap dengan dimana mesti ditanam, varietas apa yang disarankan, cara menamamnya, berapa pupuknya, OPT yang mungkin ada. Lebih penting lagi unit analisisnya kecamatan dan dilengkapi dengan peta arahan komoditas. Di peta ini diketahui dimana saja untuk ekstensifikasi, intensifikasi dan juga diversifikasi.

"Banyak yang meminta dari pemda, perusahaan, perguruan tinggi, kementerian terkait dan juga lembaga riset. Kami juga sudah distribusikan ke pemda-pemda. Bagi yang perlu tinggal mengirim surat ke kami," tambah Yiyi, ketika ditanya terkait pengguna dan cara mendapatkannya.

Berbicara pertanian pasti berbicara tanah dan lahan. Jika ingin bercocok tanam dan berhasil, maka diperlukan teknologi. RPL menyediakan informasi ini, ya di RPL kan saja.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya