Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Permanen di Lamtim, Siap Tampung 270 Siswa Kurang Mampu
Muklis
Lampung Timur
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Lampung Timur yang telah menyediakan lahan. Di Provinsi Lampung saat ini sudah ada dua Sekolah Rakyat permanen yang dibangun, yaitu di Lampung Timur dan Kota Baru. Ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan arahan Presiden agar setiap daerah memiliki minimal satu Sekolah Rakyat,” kata Agus Jabo.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, memaparkan bahwa pada tahap awal Sekolah Rakyat akan menampung 270 siswa dari tiga jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP, dan SMA. Setiap jenjang terdiri atas tiga rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 30 siswa per rombel.
“Untuk SD, SMP, dan SMA masing-masing tersedia kuota 90 siswa, sehingga totalnya 270 siswa. Selain itu, sudah ada 64 siswa yang saat ini belajar di Sekolah Rakyat rintisan,” jelas Ela.
Ela Siti Nuryamah menyebutkan bahwa progres pembangunan telah mencapai sekitar 78 persen dan terus dikebut agar dapat digunakan sesuai jadwal.
“Kami terus bekerja maksimal. Pembangunan sudah mencapai sekitar 78 persen dan diharapkan pada 14 Juli nanti sudah dapat digunakan. Proses rekrutmen siswa juga sedang berlangsung dan akan segera difinalisasi,” ujarnya.
Ela menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tidak patah semangat. Ini adalah wujud kerja keras bersama agar Sekolah Rakyat 2026 benar-benar dapat beroperasi dan menjadi harapan baru bagi anak-anak di Lampung Timur,” pungkasnya.(*)
Wamensos
Sekolah Rakyat
Pendidikan
Program Pemerintah
Lampung Timur
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
