UMKO Dorong Kolaborasi Besar Lestarikan Adat Budaya Lampung Lewat FGD
Furkon Ari
Lampung Utara
Sementara itu, Bupati Lampung Utara Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga eksistensi budaya daerah.
Menurutnya, pelestarian budaya harus menjadi bagian dari agenda pembangunan karena budaya merupakan identitas sekaligus kekuatan sosial masyarakat.
Hamartoni menegaskan, upaya menjaga adat dan tradisi tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata.
Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh adat, dan masyarakat agar budaya Lampung tetap lestari.
"Budaya adalah jati diri daerah. Jika tidak dijaga bersama, maka generasi mendatang akan kehilangan akar sejarah dan identitasnya," katanya.
Pembahasan mengenai akar sejarah budaya Lampung disampaikan oleh Akuan Abung, S.E. Dalam paparannya, ia mengulas perjalanan panjang adat dan tradisi masyarakat Lampung yang diwariskan secara turun-temurun.
Ia menilai, pemahaman terhadap sejarah budaya merupakan fondasi penting untuk menumbuhkan rasa bangga sekaligus tanggung jawab dalam menjaga warisan leluhur.
Tanpa pemahaman sejarah, generasi muda akan sulit memahami makna dan nilai yang terkandung dalam adat istiadat yang selama ini menjadi perekat kehidupan masyarakat Lampung.
Di sisi lain, Rektor UMKO Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak akan berhasil tanpa keterlibatan aktif masyarakat.
Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya daerah.
FGD
UMKO
Adat Lampung
Warisan Leluhur
Budaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
