Dinding Toilet Berusia 44 Tahun SDN 1 Wayakrui Roboh, Lima Siswa Terluka dan Satu Alami Retak Tulang

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

17 Juni 2026 15:40 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kepala bidang pendidikan sekolah disdikbud Pringsewu saat melihat kondisi siswa di rumah sakit Surya asih foto ist
Rilis ID
Kepala bidang pendidikan sekolah disdikbud Pringsewu saat melihat kondisi siswa di rumah sakit Surya asih foto ist

RILISID, Pringsewu — Sebuah bangunan toilet siswa di UPT SD Negeri 1 Wayakrui, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, roboh secara tiba-tiba pada Rabu (17/6/2026) pagi.

Akibat kejadian tersebut, lima siswa mengalami luka-luka dan satu di antaranya mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pringsewu, Iswanto mewakili Kepala Disdikbud menjelaskan, berdasarkan laporan kepala sekolah, kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurutnya, bangunan toilet yang roboh merupakan fasilitas sekolah yang dibangun pada tahun 1982.

Saat kejadian, bagian dinding toilet tiba-tiba ambruk dan serpihannya menimpa sejumlah siswa serta guru yang berada di bawahnya.

Berdasarkan keterangan Kepala UPT SD Negeri 1 Wayakrui, dinding toilet siswa yang dibangun pada tahun 1982 roboh secara tiba-tiba.

"Material bangunan yang jatuh sebagian menimpa beberapa siswa dan guru yang berada di sekitar lokasi,” kata Iswanto.

Pihak sekolah segera memberikan pertolongan dan membawa para korban ke Puskesmas Banyumas untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari lima siswa yang mengalami luka-luka, empat siswa diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan karena hanya mengalami luka ringan.

Sementara satu siswa lainnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Surya Asih karena mengalami cedera yang lebih serius.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pringsewu

Dinding Toilet roboh

bangunan berusia 44 tahun

lima siswa SD jadi korban

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya