Platform AI TrustEngine Resmi Meluncur, Diklaim Mampu Percepat Analisis Risiko dan Pengambilan Keputusan Bisnis
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Platform digital analytics berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama TrustEngine resmi diperkenalkan.
Platform ini digagas oleh dua pelaku industri finansial, Rian Hidayat dan Silvester.
AI ini jadi solusi untuk membantu perusahaan melakukan analisis data secara lebih cepat dan komprehensif.
Kehadiran teknologi analitik menjadi semakin krusial di berbagai sektor, khususnya industri keuangan yang dituntut mampu melakukan pemeriksaan dan penilaian risiko secara cepat di tengah pertumbuhan data yang semakin masif.
TrustEngine hadir dengan kemampuan melakukan background checking, financial checking, personal checking, hingga analisis mendalam yang ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Rian Hidayat mengatakan, transformasi digital telah mengubah cara perusahaan mengelola informasi dan risiko.
Menurutnya, kebutuhan terhadap sistem yang mampu menghasilkan analisis secara cepat dan terpercaya menjadi tantangan yang harus dijawab oleh industri.
"Perusahaan saat ini membutuhkan insight yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami mengembangkan TrustEngine sebagai sistem smart digital analytics yang menggabungkan berbagai metode analisis modern berbasis AI," kata Rian dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).
Pemanfaatan teknologi analitik dinilai tidak hanya berkaitan dengan efisiensi operasional, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas bisnis dan meminimalkan potensi risiko yang dapat mengganggu pertumbuhan perusahaan.
Silvester menilai kemampuan analisis data yang lebih mendalam akan menjadi salah satu kunci daya saing industri di masa depan.
Platform AI
kecerdasan buatan
AI Indonesia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
