Perebutan Kursi Rektor Itera Dimulai, Pendaftaran Dibuka hingga 14 Februari 2026
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi membuka tahapan Pemilihan Rektor untuk masa jabatan 2026–2030. Pembukaan agenda tersebut diumumkan melalui konferensi pers di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 Itera, Rabu, 14 Januari 2026.
Pendaftaran bakal calon rektor sekaligus pengumpulan berkas dibuka mulai 14 Januari hingga 14 Februari 2026 melalui laman resmi Pemilihan Rektor Itera di pilrek.itera.ac.id/rektorbijak.
Ketua Senat Itera, Dr. Sunarsih mengatakan proses pemilihan rektor dirancang dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi sivitas akademika. Tahapan ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin perguruan tinggi yang memiliki integritas, kompetensi akademik, serta kapasitas manajerial yang kuat.
“Jabatan Rektor Itera akan berakhir pada 30 Juni 2026. Senat memiliki tanggung jawab untuk memastikan rektor terpilih mampu melanjutkan dan memperkuat arah pengembangan Itera sebagai perguruan tinggi negeri yang terus bertumbuh,” ujar Sunarsih.
Peluncuran agenda pemilihan rektor tersebut dihadiri oleh Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Dr. Abdul Rajak, M.Si., anggota senat, serta perwakilan media.
Pada pemilihan kali ini, Itera mengusung tema “Rektor BIJAK”, akronim dari Berani, Integritas, Jujur, Amanah, dan Kreatif. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan moral sekaligus karakter kepemimpinan para bakal calon rektor.
Sesuai ketentuan, pemilihan rektor Itera dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu penjaringan, penyaringan, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan. Senat membuka kesempatan seluas-luasnya bagi akademisi yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor periode 2026–2030. Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan, dan jadwal dapat diakses melalui laman resmi pilrek.itera.ac.id/rektorbijak.
“Senat mengundang akademisi yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik serta visi pengembangan institusi untuk berpartisipasi dalam proses ini,” tambah Dr. Sunarsih.
Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menilai pemilihan rektor merupakan momentum strategis bagi keberlanjutan dan kemajuan institusi. Karena itu, seluruh tahapan dirancang terbuka dan dapat dipantau publik, termasuk melalui peran media massa.
“Itera membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi serta memperkuat kontribusi kampus bagi Sumatera dan Indonesia,” ujarnya.
pemilihan rektor Itera
kampus Itera
Institut Teknologi Sumatra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
