Kemenag RI Bangun Peradaban Harmonis Berbasis Trilogi Kerukunan Jilid II
Fi fita
Bandar lampung
Dengan demikian, PTKIN tidak hanya melahirkan lulusan cerdas secara intelektual, tetapi juga visioner, beretika, dan peduli terhadap keberlangsungan kehidupan umat dan alam semesta.
Lokomotif Kampus Moderat
Sebagai bagian dari PTKIN, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) tentu berkomitmen menjadi lokomotif dalam mewujudkan kampus yang moderat, inklusif, dan menjadi pilar harmoni bangsa.
Komitmen ini tidak sebatas retorika, tetapi diimplementasikan melalui berbagai program strategis.
Dalam aspek penguatan hubungan dengan Tuhan, UIN RIL secara konsisten membina kesalehan spiritual mahasiswa dan dosen melalui penguatan budaya akademik bernuansa religius, penguatan Ma’had Aljamiah, serta revitalisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan spiritual dan sosial.
Di bidang kerukunan sosial, UIN RIL telah membangun ekosistem pendidikan yang menekankan pada nilai-nilai moderasi beragama.
Melalui integrasi tema moderasi dalam mata kuliah keislaman, penguatan Pusat Studi Moderasi Beragama, dan program pembinaan mahasiswa lintas fakultas, kampus ini menumbuhkan budaya toleransi, anti radikalisme, serta semangat keberagaman yang sehat dan produktif.
Mahasiswa juga didorong untuk terlibat aktif dalam diskusi kebhinekaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang memperkuat solidaritas di tengah perbedaan.
Dalam aspek kerukunan dengan alam, UIN RIL menjadi PTKIN yang terdepan dalam mengarusutamakan isu lingkungan hidup dalam kebijakan dan program kampus.
Melalui kebijakan Green Campus, kampus mendorong gerakan penghijauan lingkungan, pemanfaatan energi ramah lingkungan, manajemen sampah terpadu, dan pembangunan sarana ramah lingkungan.
Uin
universitas islam negeri lampung
mahasiswa uin
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
