Direktur RSUD Tubaba Ingin Jadikan RSUD Tipe C dengan Hadirkan Layanan Spesialis Lebih Koprehensif dan Terintegrasi
Joni Efriadi
Tulang Bawang Barat
Upaya transformasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Daerah Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M yang menegaskan pentingnya membangun ekosistem layanan kesehatan yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kita ingin memakmurkan aset daerah sendiri. Dengan memperkuat sistem rujukan satu pintu serta memastikan fasilitas kita mampu menangani berbagai kasus medis, RSUD Tubaba akan tumbuh menjadi institusi yang kuat dan mandiri,” ungkapnya saat memberikan arahan di Ruang Rapat Sekda, Selasa (13/01/2026).
Visi besar ini juga mencakup penguatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga cakupan Universal Health Coverage (UHC) melalui penguatan kepesertaan masyarakat.
Dengan mengarahkan rujukan layanan kesehatan ke RSUD Tubaba, pendapatan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali untuk pengembangan fasilitas dan peningkatan mutu pelayanan pasien.
Meskipun operasional gedung baru diproyeksikan berjalan penuh pada tahun 2027, manajemen RSUD Tubaba optimistis peningkatan kualitas dan performa layanan sudah dapat dirasakan sepanjang tahun 2026.
“Dukungan regulasi serta komitmen rujukan dari pemerintah daerah menjadi kunci utama. Jika ekosistem ini terbentuk, RSUD Tubaba tidak hanya menjadi pusat penyembuhan, tetapi juga aset daerah yang sehat, baik dari sisi layanan maupun finansial,” pungkas dr. Pramono. (*)
RSUD
Tipe C
Kanker
Jantung
dan Stroke
ruang ICU
PICU
NICU
hingga ICU
Tubaba
lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
