Nurhoiriyah, Alumnus Pendidikan Ekonomi Unila Raih Beasiswa LPDP S-2 di Australia
Fi fita
Bandar lampung
Saat ini ia mendedikasikan diri sebagai guru disekolah pedalaman untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama S-2 dan mengetahui secara langsung kebutuhan dunia pendidikan sehingga dapat mencetak calon guru profesional di masa depan.
Di Queensland University, Nui meraih Dean’s Commendation for Academic Excellence dan terlibat dalam proyek riset kesehatan mental bersama Griffith University dan University of Hong Kong, memperdalam pemahaman tentang pentingnya isu kesehatan mental dalam pendidikan.
Selain akademik, Nui juga aktif di beberapa kegiatan selama di Australia, seperti bergabung dengan komunitas Indo Angklung Brisbane dan memperkenalkan budaya Indonesia di berbagai acara internasional.
Pengalaman tersebut mengajarkan ia pentingnya kerja sama dan kontribusi global, serta memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional.
Menurut Nui, untuk mencapai cita-cita, kita perlu membangun prestasi, reputasi, dan relasi.
Prestasi akademik yang baik, reputasi yang mencerminkan nilai positif, dan membangun relasi dengan orang-orang berpengaruh akan mempermudah jalan menuju sukses.
Selain itu, bahasa Inggris juga menjadi aspek yang penting untuk menunjang karier atau pendidikan lanjutan.
Ia juga menambahkan, kalau mimpimu belum berhasil jangan mimpinya yang diubah tapi caramu menuju ke sana yang harus diperbaiki.
Jadilah pribadi yang siap menghadapi segala situasi, sulit bukan berarti tidak mungkin, susah bukan berarti tidak bisa. Kamu berhak mendapatkan mimpimu. (*)
Unila
universitas lampung
mahasiswa unila
alumni Unila
Nurhoiriyah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
