Siti Aqila Tempuh Studi di Curtin University Belajar Bisnis hingga Diplomasi Budaya
Fi fita
Bandar lampung
Meskipun memiliki skor English Proficiency Test (EPT) yang memadai, ia tetap mengalami sedikit kesulitan dalam memahami pelafalan aksen.
Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi tantangan tersendiri bagi Aqila.
Setelah mengikuti IISMA-E, banyak sekali peluang relasi yang didapatkan Aqila.
Pengalaman studi di Australia juga membuat ia semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, kesehatan, serta peran bahasa internasional dalam membuka peluang lebih luas.
Aqila berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unila lainnya untuk terus berusaha dan mengejar mimpi, termasuk dalam meraih pengalaman belajar di luar negeri.
“Ambil setiap kesempatan, jangan ragu pada diri sendiri. Seperti yang dikatakan Taylor Swift, ‘Everything you lose is a step you take.’ Kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari perjalanan. Jika ingin sesuatu, kejar dengan serius dan selalu berdoa,” pungkasnya. (*)
Unila
universitas lampung
mahasiswa unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
