APTISI Dorong Pemprov Lampung Salurkan Beasiswa KIP Daerah untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Jika dijalankan bersama, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ini sejalan dengan semangat pemerataan dan keadilan pendidikan,” ujarnya.
Firmansyah menilai kebijakan pendidikan selama ini terlalu fokus pada penguatan perguruan tinggi negeri (PTN). Padahal, ekosistem pendidikan tinggi harus dilihat secara menyeluruh dan inklusif.
“Setiap institusi punya peran penting. Baik PTN maupun PTS sama-sama berkontribusi dalam membentuk masa depan Lampung yang maju dan berdaya saing,” katanya.
Melalui usulan KIPDa, APTISI berharap tercipta ruang dialog yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi.
Dengan kolaborasi, cita-cita melahirkan generasi unggul, adil, dan inklusif di Provinsi Lampung diyakini bisa terwujud. (*)
APTISI Lampung
KIP Daerah
bantuan KIP
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
