Wakili Rektor UTI, Ini Pesan Mahathir untuk Peserta Konferensi Internasional ICAICT 2021

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

4 September 2021 10:16 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Wakil Rektor Bidang Akademik UTI Dr. Mahathir Muhammad. Foto: Istimewa
Rilis ID
Wakil Rektor Bidang Akademik UTI Dr. Mahathir Muhammad. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. Nasrullah Yusuf diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Mahathir Muhammad membuka International Conference On Advanced Information Technology (ICAICT) 2021, Jumat (3/9/2021).

Mahathir mengucapkan selamat datang kepada seluruh keynote speaker, plenary speaker dan seluruh peserta ICAICT yang diselenggarakan secara virtual oleh UTI bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah II.

"Izinkan saya untuk memperkenalkan, Teknokrat berdiri pada tahun 2000 dan menjelma menjadi universitas pada tahun 2017. Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) adalah sebuah perguruan tinggi swasta di Bandar Lampung, ibu kota Provinsi Lampung, yang berpenduduk sekitar sepuluh orang. juta warga. Kami memiliki 7000 mahasiswa dan 250 staf akademik di tiga fakultas: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Seni dan Pendidikan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis," katanya.

"Visi kami adalah menjadi lembaga terkemuka dengan pengakuan nasional dan internasional. Kami mencoba yang terbaik untuk membina siswa kami untuk menjadi pemimpin masa depan dan inovator untuk memenuhi tuntutan global," lanjut Mahathir.


Ia mengakui bahwa teknologi telah menjadi penguasa disrupsi dengan perkembangan terkini dari internet of things, big data, cloud computing, dan kecerdasan buatan.

Menurutnya, teknologi telah menjadi faktor paling signifikan yang meningkatkan produktivitas di semua sektor.

"Kita bisa melihat bahwa perdagangan telah bergeser ke e-commerce. Dunia perbankan terganggu dengan hadirnya fintech dan berbagai jenis e-payment. Dunia kedokteran dan farmasi semakin diganggu oleh healthtech. Dan dunia pendidikan telah secara besar-besaran terganggu oleh edutech," ujarnya.

Karenanya, Mahathir berharap perguruan tinggi harus memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan, bukan hanya untuk memfasilitasi proses belajar mengajar tetapi juga bekerja untuk kemanusiaan dan untuk pembangunan bangsa, dan memecahkan masalah sosial dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penelitian dan inovasi yang berkelanjutan.

"Selain penguatan karakter bangsa, siswa harus dididik dalam ekosistem yang mendorong mereka menjadi socio-technopreneurs. Para mahasiswa harus difasilitasi untuk mampu bersaing di pasar kerja yang semakin terbuka dan mengglobal, serta menjadi industrialis yang menciptakan lapangan kerja untuk mengungguli pembangunan negara kita," paparnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Universitas Teknokrat Indonesia

Rektor UTI

Mahathir

Konferensi Internasional

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya