Usai Lebaran Pasien Covid-19 Meningkat, Reihana: Itu Dampak PPKM Mikro

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

21 Mei 2021 17:06 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Ilustrasi/Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Usai libur lebaran tahun ini, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung mengalami peningkatan cukup signifikan, mencapai 161 orang.

Guna menangani meningkatnya pasien covid-19 tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengatakan, telah menempatkan ratusan pasien itu di beberapa lokasi isolasi.

“Ada di Rusunawa Lampung Kalianda, Wisma Atlet Lampung Selatan, Negeri Baru Resort Kalianda dan Rumah Sakit Bandar Negara Husada. Lalu ada juga di tempat isolasi Umas Jaya, Lampung Tengah,” papar Reihana, Jumat (21/5/2021).

Upaya antisipasi peningkatan di luar prediksi lainnya, Reihana telah berkoordinasi dengan pengelola Asrama Haji Lampung untuk dijadikan tempat isolasi.

“Kita sudah berkoordinasi (dengan pengelola Asrama Haji Lampung). Mereka siap jika Asrama Haji dipakai untuk tempat isolasi,” terusnya.

Menurut Reihana, meningkatnya kasus terkonfirmasi covid-19 di Lampung terjadi sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai dijalankan di seluruh wilayah Lampung.

“PPKM Mikro kan memperluas testing, sehingga semakin banyak yang terkonfirmasi. Justru semakin banyak yang terkonfirmasi maka semakin banyak kita mengambil tindakan, jadi tidak terjadi hal yang lebih buruk,” ujar Reihana lagi.

Reihana juga mengungkapkan data, bahwa rata-rata para pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 berasal dari luar Lampung, seperti Palembang dan Jakarta.

“Saya juga sudah membicarakan dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, terkait akan meningkatnya kasus covid-19 karena semakin meluasnya testing dari masih dijalankannya PPKM Mikro tersebut,” pungkas Reihana. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya