Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Sekolah Binaan di SMKN 1 Bandarlampung

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

11 Agustus 2022 15:14 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) sekolah binaan di SMK Negeri (SMKN) 1 Bandarlampung.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan dua kegiatan utama yaitu menyiapkan jalur evakuasi termasuk titik kumpul yang berlangsung pada Rabu (30/3/2022) hingga Jumat (1/4/2022) dan pelatihan sekolah tangguh bencana yang terlaksana pada 20 Mei lalu.

Tim PKM Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Teknokrat Indonesia diketuai oleh Saniati, M.T beranggotakan 3 orang dosen yaitu Maulana Aziz Assuja, M.T., Muhammad Pajar Kharisma Putra, M.T., dan Galuh Pramita, M.T.

Dalam kegiatan ini, para dosen didampingi oleh mahasiswa dari program studi Teknik Sipil diantaranya yaitu Valentio Gusti Purba, Felix Asi Tupado Sihaloho, Sihol Pardomuan Tambunan, Cahya Fatin Daiyah dan Fahri Aulia Hasbi.

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memfasilitasi sekolah binaan sehingga memiliki kelayakan dalam ketersediaan jalur evakuasi termasuk titik kumpul yang diperlukan di sekolah.

Selain itu, kegiatan pelatihan sekolah tangguh bencana bertujuan untuk memberi pemahaman siswa-siswi tentang wawasan kebencanaan dan pemahaman tentang langkah-langkah mitigasi bencana seperti gempa bumi, kebakaran termasuk sosialisasi jalur evakuasi.

Pemasangan jalur evakuasi dilakukan pada gedung-gedung yang berada disekolah SMK Negeri 1 Bandar Lampung, baik dilantai dasar hinggal dilantai yang bertingkat.

Selain itu dibuat juga titik kumpul pada halaman sekolah dengan metode pengecatan dengan tujuan agar dapat terlihat lebih jelas dari dari berbagai sudut sekitar sekolah.

Ketua Program Studi Teknik Sipil, Dian Pratiwi S.T., M.Eng sebagai narasumber pelatihan memaparkan, bahwa bencana merupakan peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.

Bencana dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti alam, non alam,  dan sosial yang mengakibatkan korban jiwa, kerusakan, lingkungan dan harta benda serta dampak psikologis. Sistem peringatan dini di sekolah perlu dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya bencana.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Universitas Teknokrat Indonesia

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya