Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Sekolah Binaan di SMKN 1 Bandarlampung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
“Bandarlampung merupakan salah satu wilayah rawan bencana dari Gunung Krakatau. Potensi bencana yang harus di waspadai dari Gunung Krakatau antara lain; gelombang pasang, gempa dan tsunami. Untuk itu perlu dipahami skema siap siaga bencana,” ungkapnya.
Di momentum yang sama, Dian juga melakukan sosialisasi jalur evakuasi yang telah dibuat oleh Tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia. Diharapkan dengan adanya jalur evakuasi, siswa dan civitas akademik SMKN 1 Bandarlampung mengetahui bagaimana membaca tanda jalur evakuasi dan mengetahui dengan pasti tempat titik berkumpul jika alarm kebencanaan berbunyi. Untuk meningkatkan pemahaman civitas akademik tentang proses mitigasi bencana, kegiatan simulasi sekolah tangguh juga dilakukan dan diikuti secara aktif oleh peserta pelatihan.
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan dan jatuhnya korban jiwa.
Diharapkan kegiatan pelatihan seperti ini dapat terlaksana secara berkala sehingga meningkat kewaspadaan tiap individu atau civitas akademik di sekolah.
Hal ini mengingat bahwa setiap tahunnya akan ada siswa-siswi baru yang bergabung disekolah dan perlu mendapatkan wawasan tentang kebencanaan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala SMKN 1 Bandarlampung Dra. Helmiyati, M.M. mengucapkan terima kasih kepada UTI yang telah melaksanakan kegiatan PKM di SMK Negeri 1 Bandarlampung.
Kegiatan ini diharapkan dapat membangun rasa peduli, meningkatkan kewaspadaan, dan menambah pengetahuan kepada siswa-siswi dalam menghadapi bencana. (*)
Universitas Teknokrat Indonesia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
