UIN RIL Abadikan Nama KH Ahmad Hanafiah Jadi Nama Gedung
Fi fita
Bandar Lampung
Saat belajar di Tanah Suci ia menjadi Ketua Himpunan Pelajar Islam Lampung di kota Melah, Arab Saudi, selama dua tahun. Di Mekah ia tak hanya kuliah, tetapi juga mengajar ilmu pengetahuan agama Islam di Masjidil Haram pada 1934-1936.
Pada 1947 Agresi Belanda melancarkan serangan serentak kepada sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Selatan. Saat itu, Belanda mulai menyerang Lampung yang menjadi bagian dari Karesidenan Sumatera Selatan melalui jalur darat dari Palembang. Awalnya kesatuan TNI sempat melakukna perlawanan, meskipun akhirnya Kota Baturaja dapat dikuasai Belanda.
Tak hanya TNI perlawanan Indonesia juga dilakukan laskar rakyat tergabung dalam barisan Hizbullah dan Sabilillah yang bersenjatakan golok. Rencana TNI dan Laskar Hizbullah untuk menyerang Baturaja telah dibocorkan mata-mata, sehingga personel TNI mundur ke Martapura. Sedangkan pasukan Laskar Hizbullah yang tengah beristirahat di Kemarung disergap Belanda dan terjadilah pertempuran hebat
Kegagalan penyerangan tersebut membuat banyak anggota Laskar Hizbullah gugur dan tertawan. Sementara KH Ahmad Hanafiah ditangkap hidup-hidup, kemudian dimasukan ke dalam karung dan ditenggelamkan di Sungai Ogan. Karena itu hingga sekarang makamnya tidak diketahui. (*)
Uin ril
universitas islam negeri
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
