Sekolah Tatap Muka dan Jarak Jauh Dibahas, Begini Kesepakatannya
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung menggelar rapat persiapan pembelajaraan tatap muka (PTM) dengan Disdikbud kabupaten/kota.
Hasilnya, masing-masing pemerintah daerah sepakat mempersiapkan PTM terbatas dan pendidikan jarak jauh (PJJ) untuk jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP.
Tentunya disesuaikan kondisi masing-masing daerah dengan tetap berkoordinasi dengan kepala daerah dan Satgas Covid-19.
Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar, membeberkan pelaksanaan PTM terbatas dan PJJ sesuai SKB 4 menteri Nomor: 03/KB/2021, 384/2021, HK.01.08/Menkes/4242/2021, serta 440-717/2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi.
Sulpakar mengatakan, prinsip dari kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 yakni kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik dan tenaga pendidik, keluarga dan masyarakat.
“Namun tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan,” ungkap Sulpakar usai rapat di ruang sidang Disdikbud Lampung, Jumat (27/8/2021).
Selain itu, progres vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan terus dipercepat.
Sementara, untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK di Lampung, akan menyesuaikan dengan kabupaten dan kota dalam pelaksanaan PTM terbatas.
Berdasarkan data Disdikbud Lampung, terdapat sekitar 29.244 tenaga pendidik jenjang SMA, SMK, dan SLB se- Lampung.
Untuk gelaran vaksinasi tahap pertama telah dilakukan untuk 20.655 orang dan yang belum mencapai 8.589 atau secara keseluruhan yang tervaksin 70 persen.
PTM Terbatas
Sulpakar
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
