Sekda Mesuji: Angka Terkonfirmasi Covid-19 Meningkat Karena Masyarakat Abai Prokes
Aripin
Mesuji
RILISID, Mesuji — Peningkatan angka terkorfirmasi covid 19 di Kabupaten Mesuji terjadi sejak November 2020, dan saat itu mulai masuk era kenormalan baru. Kondisi itu membuat masyarakat lengah dan kurang antisipasi, bahkan penerapan protokol kesehatan semakin menurun.
Kondisi itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Mesuji Syamsudin saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Tanjung Raya. Syamsudin datang kesana untuk meysosialisasikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) Mikro dan Mengoptimalkan Posko Covid-19 Tingkat Desa di semua kecamatan.
“Mesuji pernah sembilan bulan ada di zona hijau. Namun setelah dibukanya kenormalan baru mulai ada yang terpapar. Itu menjadi tugas kita bersama untuk mengingatkan masyarakat menekan penyebaran covid-19 di Mesuji,” tegas Syamsudin, Jumat (21/5/2021).
Seluruh jajaran pemerintahan desa pun diminta lebih aktif memantau masyarakatnya. Hal itu perlu dilakukan sebagai upaya Mesuji keluar dari zona oranye dan kembali ke zona hijau.
“Sejak lebaran ada penambahan (terkonfirmasi positif) dan kini total sudah mencapai 140 orang yang terpapar. 12 orang sedang menjalani isolasi dan 10 orang meninggal. Sisanya 118 orang sudah selesai menjalani isolasi,” papar Syamsudin lagi.
Setelah ini Syamsudin akan meneruskan sosialisasi ke kecamatan lain, seperti Mesuji Timur dan Rawajitu Utara setelah sebelumnya di Wayserdang, Simpang Pematang, dan Panca Jaya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
