Rawat Murai Batu agar Bulu Ekornya Maksimal Cukup Dengan Cara Ini
Rimadani Eka Mareta
Jakarta
RILISID, Jakarta — Beberapa pecinta kicau pernah mengalami kurang maksimalnya tail push pada Murai Batu akibat perawatan yang kurang tepat.
Alih-alih ingin membuat ekor murai batu berkembang maksimal, justru ekornya yang tidak berkembang maksimal yakni pendek.
Burung murai batu disini mempunyai ekor yang pendek, bukan karena jenis ini ekornya pendek tapi karena bulu ekornya tidak tumbuh dengan baik.
Penyebab bulu ekor Murai Batu tidak berkembang maksimal mungkin karena kekurangan protein atau kalsium pada saat perkembangan ekornya.
Kalsium ini dapat diperoleh dari bubuk tulang cumi atau kalsium yang banyak tersedia di pasaran.
Kicau mania bisa memberikan kalsium tersebut untuk murai batu ketika proses tumbuh bulu atau dorong ekor.
Dilansir dari channel YouTube MURAI INDO, selain tulang sotong, juga terdapat vitamin yang dapat membantu memaksimalkan perkembangan bulu ekor burung murai batu yaitu minyak ikan.
Minyak ikan ini banyak tersedia di toko burung atau apotik.
Cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan menyuntikkan minyak ikan pada jangkrik yang akan dikonsumsi burung.
Memberi sekali sehari saja sudah cukup. Nantinya bulu burung akan berkembang lebih baik dan maksimal.
Murai batu
Bulu ekornya
cara perawatan
burung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
