Prof Lusi Berharap Peneliti Unila Lebih Banyak Dapat Hibah Penelitian Tahun Depan
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Lusmeilia Afriani berharap Unila bisa melahirkan peneliti terbaik untuk mendapatkan dana hibah penelitian dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Ditjen Dikti Kemendikbudristek pada tahun depan.
“Mudah-mudahan lebih banyak lagi dokumentasi yang mendapatkan hibah dari DRTPM,” ucap Lusi, sapaan akrabnya saat membuka seminar dan diskusi tentang kebijakan dan agenda riset nasional tahun 2023 di di Ruang Sidang Utama lantai 2 Rektorat Unila, Sabtu (1/4/2023).
Lusi pun menyambut baik kehadiran Direktur DRTPM Prof. M. Faiz Syuaib. Ia berharap kehadiran Prof. Faiz dapat meningkatkan semangat para dosen peneliti Unila.
Lebih lanjut, Lusi menyampaikan bahwa Unila memiliki kurang lebih 1.200 dosen. Dengan kebijakan bahwa dosen harus melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, saat ini 95% dosen dilaporkan telah mengikuti dua kegiatan tersebut.
Pendanaan internal untuk kedua kegiatan tersebut berasal dari hibah LPPM. Bagi yang tidak mendapatkan hibah LPPM, hibah akan difasilitasi oleh fakultas masing-masing.
Unila memiliki skema penelitian yang beragam, namun Prof. Lusi mengatakan dua tahun terakhir ini para dosen antusias mengikuti skema MBKM yang merupakan program Mendikbud. Program ini juga dilakukan sebagai wujud mendukung program Kemendikbudristek RI.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unila Dr. Habibullah Jimad mengatakan, acara ini dilatarbelakangi oleh adanya transformasi kebijakan dan sistem yang dibangun oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Ditjen Dikti.
Ia mengatakan, berbagai transformasi tersebut perlu untuk diketahui oleh para peneliti agar dapat diselaraskan dengan kebijakan dan sistem yang ada di Unila.
“Tujuan kegiatan ini adalah bagaimana penyelarasan kebijakan dan adegan riset nasional yang dikoordinasikan oleh DRTPM Ditjen Dikti dengan Universitas Lampung, sehingga kegiatan-kegiatan yang kita lakukan dan riset- riset yang kita lakukan selaras dengan apa yang sudah diagendakan oleh DRTPM Dirten Dikti,” Ungkap Dr. Habibullah.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi crash program LPPM Unila dalam rangka menyusun agenda riset ke depan. Adapun tagline yang dibangun di LPPM yakni bagaimana kegiatan ini menjadi penguatan Unila, sebagai Center of Excellence melalui kolaboratif riset multi stakeholders, sebagaimana visi yang telah disampaikan Rektor Unila beberapa waktu lalu.
Prof Lusi
Peneliti Unila
Hibah Penelitian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
