PPDB SMAN 2 Bandarlampung Lancar Meski Diwarnai Sejumlah Kendala
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
”Contohnya juara silat nasional yang diadakan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Pasti kan berjenjang dari kabupaten/kota hingga provinsi. Jadi, tidak mungkin hanya memiliki satu sertifikat,” ujar dia.
Masalah lainnya terkait konfirmasi ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Lampung. Adapun solusi dari keabsahaan ini adalah dengan langsung melihat berkas calon siswa PPDB tersebut.
”Mereka membawa sertifikat langsung ke kami akan kami cek keabsahanya, minimal ada sertifikat pendamping misalnya ada tingkat nasional kemudian minimal di bawahnya,” ujar dia.
Terpisah, Kepala SMAN 2 Bandarlampung, Hendra Putra, menjelaskan pihaknya telah bekerja sesuai peraturan baik petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan Disdikbud Lampung.
”Seluruh panitia sudah kami bekali bahwa PPDB ini harus ikut aturan itu, baik Permendikbud maupaun Pergub Lampung,” ujar dia.
Hendra mengakui, kendala PPDB ini terkait jumlah daya tampung di sekolah negeri. Pendaftaran jauh lebih besar dari kuota yang tersedia.
”Hakikatnya PPDB ini seperti pertandingan, ada yang beruntung dan ada yang kurang beruntung,” papar dia. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
