Menpar Ajak Generasi Milenial Majukan Pariwisata Lewat Teknologi
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengajak kepada anak muda atau generasi milenial untuk memajukan pariwisata di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi.
Apalagi, kata Menpar Arief, saat ini Kemenpar tengah mengembangkan program strategis pariwisata yang melibatkan anak muda, yaitu destinasi digital dan nomadic tourism.
"Dua program ini sebagai strategi untuk merebut wisman yang tahun ini ditargetkan 17 juta wisman dan 20 juta wisman pada 2019. Sekarang saya challenge kalian (generasi milenial) untuk ikut membuatnya," ujar Menpar Arief melalui siaran persnya di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).
Dia menilai, generasi milenial berperan penting dalam kemajuan pariwisata Indonesia. Pasalnya, generasi milenial selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru.
"Gunakanlah teknologi untuk menghadapi tantangan-tantangan fisik (pada pariwisata)," ujarnya.
Menpar Arief menjelaskan, destinasi digital adalah destinasi yang populer di di media sosial, terutama di Instagram. Sementara, nomadic tourism sebagai solusi dalam mengatasi keterbasan unsur atraksi, amenitas, dan aksesibilitas.
“Target Kemenpar adalah membangun 100 pasar digital di 34 provinsi dan 10 nomadic tourism di destinasi unggulan,” jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini jumlah backpacker yang kebanyakan adalah generasi milenial di seluruh dunia mencapai 39,7 juta orang. Peluang ini lah yang ingin ditangkap Kemenpar dengan menyediakan akomodasi nomadic tourism tersebut.
"Nomadic tourism itu solusi sementara sebagai solusi selamanya," tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
